h1

Catatan Akhir Tahun : 2008

31 Desember 2008

Alhamdulillah, sudah setahun pendampingan ini berjalan. Selama setahun ini banyak hal terjadi, dan ada beberapa hal yang berubah. Untuk perhatian dan dukungan rekan-rekan selama ini hingga sekarang, saya dan tentu juga Keluarga Teh Ika sangat berterima kasih, dengan sepenuh hati kami.

Di awal tahun 2008, kami memulai dengan keyakinan dan kesungguhan. Alhamdulillah, sampai saat ini keyakinan bahwa kami dapat menciptakan masa depan yang lebih baik tetap ada, bahkan semakin kuat. Sejak saat itu kami berusaha melakukan banyak hal. Banyak yang terlaksana, beberapa tidak sesuai dengan target yang kami canangkan, namun ada juga keberhasilan yang menggembirakan dan membesarkan hati.

Secara garis besar, inilah semua yang ada di tahun 2008.

Baca entri selengkapnya »

h1

tanpa catatan kependudukan?

31 Desember 2008

Saat ini ada sebuah PR besar yang mendesak untuk dibenahi. Yaitu : mereka sama sekali tidak memiliki keterangan kependudukan. KTP, Kartu Keluarga, bahkan Akta Kelahiran. Terbayang kan besar masalah ini? Benar-benar bisa merepotkan mereka dalam begitu banyak urusan penting sehari-hari, termasuk urusan sekolah anak-anak.

Lebih jelasnya begini masalah mereka. Kira-kira tahun 2005 mereka pindah dari Melong, Cimahi ke Cijerah yang termasuk Bandung. Sebenarnya dekat, memang perbatasan. Nah, entah kenapa, mungkin karena kesuitan hidup atau ketidakpahaman akan arti penting keterangan kependudukan, urusan KTP dan KK sama sekali tidak terperhatikan. Kartu Keluarga pun hilang. KTP kadaluarsa. SIM juga begitu. Bahkan Indra, Silvi, dan Billa tidak punya Akta Kelahiran. Dan ya, rasanya semakin mendesak agar urusan keterangan kependudukan ini diselesaikan.

Yang sudah terjadi, seperti ini. Ketika BLT disalurkan, mereka tidak dapat. Waktu kompor gas program konversi disalurkan, mereka tidak dapat. Hal seperti ini bisa terus terulang. Untuk melanjutkan sekolah ke SMP, Indra butuh Akta dan KK. Untuk bersalin, The Ika juga butuh KK dan KTP. Urusan ini pastilah merambat ke semua urusan lainnya.

Begitulah, urusan ini mendesak.

h1

segera pindah kontrakan

31 Desember 2008

Kontrakan mereka saat ini menurut saya bukanlah tempat yang baik. Secara fisik keadaannya sangat memprihatinkan, dan sama sekali tidak sehat, pengap dan gelap. Tempat yang sama sekali tidak baik terutama bagi anak-anak. Apalagi jika nanti Teh Ika sudah melahirkan lagi. Di sisi lain, pemilik kontrakan pun tidak ramah. Terkadang bersikap ketus, terkadang bicara yang tidak-tidak, dan kalau ingin memperbesar biaya kontrakan, sang pemilik menentukan begitu saja sesukanya.

Oleh karena itu, sudah sejak lama mereka sudah saya anjurkan untuk berusaha pindah, mencari tempat lain yang lebih baik. Sampai saat ini sempat ada beberapa kesempatan untuk pindah, tapi belum terlaksana. Memang tidak mudah. Rencana pindah yang terdekat adalah tengah januari. Sudah ada tempat yang diincar. Di perumahan lain, tapi tidak jauh dari perumahan Cijerah ini.

Mudah-mudahan jadi pindah. Saya yakin di tempat baru banyak hal baru yang bisa muncul. Tentu hal-hal yang baik. Doakan ya.

h1

keadaan mereka september ini

12 September 2008

assalaamu’alaikum wr.wb.

sebelumnya saya ingin menyampaikan permohonan maaf terlebih dahulu karena untuk sekian lama tidak menulis dan menyampaikan kabar tentang keluarga teh ika.

InsyaAllah selanjutnya akan menjaga agar lebih rutin.

Selanjutnya, ijinkan saya berbagi kabar tentang keadaan keluarga teh ika di September 2008 ini.

Alhamdulillah mereka baik-baik saja, walau tentu standar baik-baik saja bagi mereka jauh di bawah standar kebanyakan kita.

Teh ika dan anak-anaknya sehat. Dan hal terpenting saat ini adalah : Ira dan David sudah kembali sekolah. Dengan dukungan dana dari banyak rekan, dan tentu saja karena kemampuan mereka, Ira dan David sekarang tercatat sebagai siswa di SMA 6 Cimahi. Sejauh ini, mereka bisa belajar dengan baik, dan saya optimis mereka bisa berprestasi di atas rata-rata.

Cukup besar dana yang digunakan untuk mereka berdua bisa bersekolah di sana. Lebih dari 2 juta rupiah. Untuk itu saya berterima kasih sebanyak-banyaknya untuk rekan-rekan yang telah membantu.

Satu hal lain yang juga menarik untuk diketahui :

Tentang rencana tempat tinggal.

Teh Pupung, kakaknya teh ika, ternyata punya seorang anak yang sudah lama sekali “dititipkan” di saudaranya yang lain. Singkat kata, karena nasib yang lebih baik, sang anak bisa tumbuh dewasa, berkecukupan, dan kini telah menikah dengan seorang laki-laki yang mampu menafkahi.

Sang anak pun ingin agar ibunya ini (Teh Pupung) bisa hidup lebih layak. Oleh karena itu, diberikanlah tawaran berupa bantuan biaya untuk mengontrak rumah, atau bahkan dibelikan rumah yang bersih di kampung.

Sampai saat ini belum ada kepastian mana yang akan direalisasikan, dan apa kira-kira konsekuensinya terhadap Teh ika dan anak-anaknya. Yang pasti, Ira, David, dan Indra saat ini ‘terikat’ dengan cijerah karena sekolah mereka.

mudah-mudahan ada perubahan yang menggembirakan dari kondisi terakhir ini.

demikian kiranya keadaan mereka saat ini. wassalaam.

h1

Keraninya sakit, Alhamdulillah sudah sehat

17 Januari 2008

Assalaamu’alaikum wr.wb.

punten ya untuk semua, saya sempat sakit hampir seminggu ini. Mulai tidak enak badan dari hari Jumat lalu. dan Alhamdulillah kamis ini saya sudah cukup pulih jadi bisa ke salman lagi, bisa online lagi.

banyak banget sebenarnya yang belum sempat saya tulis di blog ini. cerita tentang kerjanya david dan berry, catatannya indra dan ira, rapot indra dan silvi, obrolan saya dengan teh ika dan teh pupung, dll.

mudah-mudahan dengan sakit ini saya tambah bersyukur atas kesehatan san waktu yang saya miliki, mudah-mudahan itu berarti kinerja yang lebih baik dalam setiap urusan, termasuk blog ini.

itu dulu, terima kasih.

wassalaam